Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai investasi, saya akan mengajukan beberapa pertanyaan..
Sudahkah Anda melakukan investasi?
Investasi apa saja yang sudah Anda ketahui?
Apakah investasi itu penting bagi Anda?
Mau tidak mau, investasi saat ini dibutuhkan untuk menyiapkan perencanaan keuangan kita di masa mendatang. Tidak ada kata terlambat! Itu yang selalu saya katakan kepada klien saya atau pun orang-orang yang sekedar berkonsultasi dengan saya. Bayangkan saja, apabila kita tidak menyisihkan sedikit pun dana yang kita miliki sekarang untuk berinvestasi, maka impian-impian seperti memiliki rumah pribadi, mobil, bahkan perencanaan pendidikan anak pun akan sulit tercapai. Saya tidak mengatakan "TIDAK AKAN TERCAPAI", tetapi saya mengatakan "SULIT TERCAPAI" karena bukan tidak mungkin tiba-tiba kita mendapatkan undian 1 Miliar tanpa perlu investasi. Betul kan?
Baik, marilah kita berpikir sejenak, kira-kira apa saja rencana-rencana kita dalam 1, 2, 5, 10, bahkan 20 tahun ke depan. Kita harus dapat membuat perencanaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kenapa? Hal ini sangat berhubungan nantinya dengan instrumen investasi yang akan kita pilih. Karena investasi bukan dapat dibedakan berdasarkan resiko saja, seperti high risk, medium risk, ataupun low risk. Tetapi investasi juga dapat dibedakan berdasarkan jangka waktunya, yaitu short, medium, ataupun long investment. Intinya kita harus benar-benar matang dalam memilih jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Oleh karena itu, setidaknya kita harus mengenal berbagai jenis investasi termasuk memahami bahwa tidak ada investasi yang TANPA RESIKO! Itu yang terpenting yang harus kita ingat. Karena semua jenis investasi pasti memiliki resiko.
"Pak, saya sudah melakukan investasi lho. Saya kemarin baru saja membeli 1 unit rumah di Pondok Indah", ujar teman saya. Menurut Anda, apakah teman saya ini sudah melakukan satu jenis investasi? Jawabannya adalah YA. Teman saya ini melakukan investasi, tetapi dalam sektor ril. Investasi pada umumnya dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu sektor ril dan sektor nonril. Contoh investasi yang termasuk dalam sektor ril adalah rumah, tanah, emas, dan segala sesuatu yang bentuknya fisik dan nyata tetapi nilainya akan meningkat di masa mendatang. Sedangkan investasi yang termasuk dalam sektor nonril contohnya adalah transaksi saham, pasar uang, komoditi, dan reksadana.
Berbicara masalah waktu, terkadang kita tidak tau kapan saat yang tepat untuk berinvestasi. Kalau Anda tanyakan kepada saya, maka jawaban saya adalah SEKARANG! Setiap hari umur kita bertambah dan waktu kita untuk bekerja semakin berkurang. Dan percaya atau tidak, produktivitas kita saat ini pasti jauh lebih tinggi ketimbang pada saat usia kita sudah tua nantinya. Belum lagi kalau kita memikirkan masalah inflasi. Anda dapat bayangkan berapa biaya kuliah anak kita nantinya pada saat 15 tahun mendatang atau berapa harga bensin per liternya nanti 10 tahun mendatang. Kalau kita sudah memahami betul masalah-masalah ini, maka menabung saja tidak akan cukup untuk mengatasi persoalan di masa mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar